Posting Terbaru
Memuat berita terbaru...
Highlight
Galeri Otomotif Selengkapnya >
Memuat foto pilihan...
Galeri Ponsel Selengkapnya >
Memuat foto pilihan...

Demi Sekolah Rakyat Pemkab Sumenep Hibahkan Lahan 7,1 Hektare

Demi Sekolah Rakyat Pemkab Sumenep Hibahkan Lahan 7,1 Hektare
Demi Sekolah Rakyat Pemkab Sumenep Hibahkan Lahan 7,1 Hektare
Demi Sekolah Rakyat Pemkab Sumenep Hibahkan Lahan 7,1 Hektare





BLOGSIA - Langkah konkret dalam mendukung pemerataan pendidikan nasional kembali ditunjukkan oleh pemerintah daerah. Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia secara khusus memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur.

Pasalnya, daerah berjuluk Kota Keris tersebut telah menyiapkan lahan seluas 7,1 hektare yang diproyeksikan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR) permanen.

Penyediaan lahan strategis ini dinilai sebagai wujud komitmen nyata dalam menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Utamanya, program tersebut berfokus pada penyediaan akses pendidikan gratis yang inklusif serta upaya akselerasi pengentasan kemiskinan di berbagai daerah.

Apresiasi Khusus dari Kementerian Sosial


Staf Khusus Menteri Sosial, Ishaq Zubaedi Raqib, menyampaikan penghargaan mendalam atas keseriusan dan gerak cepat yang ditunjukkan oleh Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo.

Menurutnya, keputusan mengalihkan peruntukan lahan yang semula direncanakan sebagai pusat olahraga (sport center) menjadi fasilitas pendidikan merupakan bentuk iktikad politik anggaran yang luar biasa.

"Sumenep sudah ikhtiar siapkan lahan yang awalnya untuk sport center diubah untuk Sekolah Rakyat. Ini iktikad baik Pak Bupati terlibat secara aktif memastikan program prioritas Presiden. Bupati Sumenep telah berjuang sekuat tenaga, mudah-mudahan ini jadi legacy beliau yang sudah habis-habisan memperjuangkan SR," ungkap Ishaq saat memberikan keterangan di Jakarta, Senin.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul rangkaian peninjauan lapangan yang dilakukan secara langsung di Sumenep pada Sabtu (8/8).

Dalam agenda peninjauan itu, Ishaq didampingi oleh Tenaga Ahli Menteri Ahmad Rifai, Kabid Tata Ruang Dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep Hariyanto Effendi, serta Kabid Linjamsos Dinsos P3A Sumenep R Erwien Hendra Laksmono.

Strategi Akselerasi Lewat Pembentukan Sekretariat Bersama


Guna memastikan proses administrasi dan teknis pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan birokrasi yang panjang, Kementerian Sosial memberikan sejumlah rekomendasi taktis.

Tenaga Ahli Menteri, Ahmad Rifai, menyarankan agar Pemkab Sumenep segera membentuk sebuah Sekretariat Bersama (Sekber).

Keberadaan sekber ini diyakini mampu memangkas alur koordinasi lintas sektoral yang melibatkan Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, hingga Tim Koordinasi Program Keluarga Harapan (PKH).

"Sekber akan mempercepat koordinasi Dinas PU, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, dan Katim PKH. Jadi konsolidasi nanti enak lengkap, konsolidasi persyaratan bisa cepat," jelas Ahmad Rifai.

Profil dan Lokasi Strategis Lahan Sekolah Rakyat Sumenep


Sementara itu, Kabid Linjamsos Dinsos P3A Sumenep, R Erwien Hendra Laksmono, memaparkan secara rinci mengenai status dan letak geografis lahan yang disiapkan. Berdasarkan data teknis, tanah tersebut murni merupakan aset milik pemerintah daerah.

"Status lahan milik Pemkab dengan luas 7,1 hektare," tutur Erwin.

Lebih lanjut, lokasi lahan tersebut berada di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, dengan posisi yang sangat strategis karena terletak tepat di seberang Universitas Wiraraja. Dari aspek aksesibilitas, pantauan di lapangan menunjukkan bahwa lahan berada dalam kondisi datar serta tidak jauh dari jalur transportasi utama nasional, yakni Jalan Trunojoyo.

Meskipun akses eksisting saat ini berupa jalan desa, pemerintah daerah telah menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas melalui pengurukan dan pelebaran jalan guna menjamin mobilitas kendaraan logistik maupun aktivitas civitas akademika di masa mendatang.

Urgensi Relokasi Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 49


Pembangunan gedung permanen ini memegang peranan yang sangat krusial bagi keberlangsungan kegiatan belajar mengajar peserta didik di wilayah setempat. 

Fasilitas baru tersebut nantinya diproyeksikan untuk menampung para siswa yang selama ini menimba ilmu di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 49 Sumenep.

Sebagai informasi, SRT 49 yang berlokasi di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kecamatan Batuan telah beroperasi sejak tahun 2025 lalu.

Saat ini, lembaga rintisan tersebut membina sebanyak 76 peserta didik dari jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).


Kendati demikian, status operasional yang masih menumpang di gedung SKB membuat daya tampung yang tersedia sangat terbatas. 

Dengan segera direalisasikannya pembangunan kampus permanen di atas lahan 7,1 hektare tersebut, pemerintah berharap kualitas layanan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera di Sumenep dapat meningkat secara signifikan, serta ditargetkan proses konstruksinya bisa dimulai pada tahun ini.


(*)

FAQ:

1. Di mana lokasi pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Sumenep?


Pembangunan Sekolah Rakyat permanen berlokasi di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, tepatnya di seberang Universitas Wiraraja dan tidak jauh dari Jalan Trunojoyo.

2. Berapa luas lahan yang disiapkan oleh Pemkab Sumenep?


Lahan yang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep memiliki luas total mencapai 7,1 hektare dan merupakan aset milik pemerintah daerah.

3. Apa fungsi awal dari lahan yang kini dialihfungsikan menjadi Sekolah Rakyat?


Sebelum dialihfungsikan untuk mendukung program prioritas pendidikan nasional, lahan tersebut awalnya direncanakan oleh pemerintah daerah untuk pembangunan fasilitas pusat olahraga atau sport center.

4. Berapa jumlah siswa yang saat ini belajar di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 49 Sumenep?


Saat ini, terdapat 76 peserta didik dari jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang sedang menempuh pendidikan di SRT 49 Sumenep.

5. Apa rekomendasi Kementerian Sosial untuk mempercepat proses pengajuan lahan?


Kementerian Sosial menyarankan agar Pemkab Sumenep membentuk Sekretariat Bersama (Sekber) guna mengintegrasikan koordinasi antar-dinas terkait seperti Dinas PU, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, dan PKH agar pemberkasan berjalan cepat.

Artikel Tag:

Sekolah Rakyat Sumenep, Pembangunan Sekolah Rakyat, Pemkab Sumenep, Lahan Sekolah Rakyat Permanen, Kemensos RI, Sekolah Rakyat Terintegrasi, Pendidikan Gratis Presiden Prabowo, Berita Sumenep Terbaru, Pengentasan Kemiskinan, Desa Gunggung Batuan, Dinas Sosial Sumenep, Infrastruktur Pendidikan Jatim.



This article was released under the title: Kemensos Apresiasi Pemkab Sumenep Siapkan Lahan 7,1 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Thanks for reading: Demi Sekolah Rakyat Pemkab Sumenep Hibahkan Lahan 7,1 Hektare, Sorry, my English is bad:)

Getting Info...
Memuat artikel...

Crypto

Indeks ›

Kronika

Indeks ›

Edukasi

Indeks ›
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.