Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
HEADLINE
Memuat Headline...
HEADLINE
KRONIKA
Memuat artikel...
Lihat Selengkapnya →
IKUTI SEPUTAR

UPDATE GALERI OTOMOTIF TERBARU

Galeri Otomotif
Memuat artikel...

Tether Borong 14 Ton Emas, Cadangan Capai 146 Ton Tembus US$ 18,8 Miliar

Tether Borong 14 Ton Emas, Cadangan Capai 146 Ton Tembus US$ 18,8 Miliar
Tether Borong 14 Ton Emas, Cadangan Capai 146 Ton Tembus US$ 18,8 Miliar


Penerbit stablecoin USDT, Tether, menambah 14 ton emas fisik pada kuartal kedua 2026, meningkatkan total kepemilikannya menjadi 146 ton senilai US$ 18,8 miliar (sekitar Rp 339,19 triliun). Dengan laba bersih operasional US$ 1,5 miliar, emas kini menyumbang 10% dari total cadangan Tether sebesar US$ 187,8 miliar.



BLOGSIA - Sektor aset kripto kian mempertegas peran strategisnya di panggung utama komoditas emas global.

Penerbit stablecoin USDT, Tether, terus meningkatkan kepemilikan emas fisiknya dengan laju agresif yang menyaingi akumulasi bank sentral dunia.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal kedua (Q2) 2026 yang dirilis Senin, 3 Agustus 2026, Tether mencatatkan laba operasional bersih mencapai US$ 1,5 miliar atau setara Rp 27,06 triliun (dengan asumsi kurs Rp 18.040 per dolar AS).

Pada periode yang sama, perusahaan resmi menambah 14 ton emas fisik ke dalam portofolio cadangannya.

Penambahan tersebut membuat total cadangan emas batangan Tether kini menembus lebih dari 146 ton dengan nilai estimasi US$ 18,8 miliar (sekitar Rp 339,19 triliun).

Capaian ini menempatkan Tether sebagai salah satu pemegang emas fisik swasta terbesar di tingkat global.

Dominasi USDT di Tengah Volatilitas Pasar Kripto


Di tengah tren penurunan total kapitalisasi pasar industri kripto, penerbitan stablecoin USDT justru terus menunjukkan tren pertumbuhan.

Nilai token USDT yang beredar tumbuh hingga menyentuh angka US$ 184,6 miliar atau Rp 3.330 triliun pada akhir kuartal kedua 2026.

Angka tersebut mencatatkan kenaikan sekitar US$ 446 juta (Rp 8,04 triliun) jika dibandingkan dengan posisi pada akhir kuartal pertama.

Ketangguhan ini berhasil memperluas pangsa pasar USDT hingga melampaui 60% dari total pasar stablecoin global.

Manajemen Tether menyatakan bahwa pencapaian ini membuktikan efektivitas serta ketahanan strategi pengelolaan cadangan perusahaan di tengah fluktuasi harga emas dan Bitcoin.

Surplus Cadangan Capai US$ 4,11 Miliar dan Strategi Obligasi AS


Chief Executive Officer (CEO) Tether, Paolo Ardoino, menegaskan bahwa Q2 2026 menjadi pembuktian riil atas kekuatan struktur cadangan perusahaan di bawah tekanan pasar.

Ardoino menjelaskan bahwa aset-aset penopang cadangan Tether diuji secara langsung selama kuartal tersebut dan terbukti mampu menjaga stabilitas ekosistem.

"Di tengah segala volatilitas, USDT tetap didukung sepenuhnya, dengan nilai cadangan yang masih melampaui kewajiban sebesar US$ 4,11 miliar (sekitar Rp 74,1 triliun)," ujar Paolo Ardoino.

Ia menambahkan bahwa laba bersih operasional sebesar US$ 1,50 miliar pada kuartal ini utamanya ditopang oleh kepemilikan portofolio obligasi pemerintah Amerika Serikat (U.S. Treasury) yang kuat serta kinerja transaksi repo.

Selain memperkuat aset emas, Tether juga aktif melakukan efisiensi dengan mengurangi pinjaman terjamin (pledged loans) sebesar US$ 2,38 miliar selama kuartal berjalan.

Pada saat yang sama, basis pengguna global Tether tercatat terus bertumbuh hingga melampaui 30 juta pengguna aktif.

Emas dan Obligasi AS Sebagai Pilar Cadangan Strategis


Saat ini, komoditas emas menyumbang sekitar 10% dari total cadangan ekosistem Tether yang bernilai total US$ 187,8 miliar (Rp 3.388 triliun).

Pengalokasian porsi signifikan pada emas fisik ini mempertegas peran logam mulia sebagai instrumen cadangan strategis pendamping obligasi pemerintah AS.

Dengan penguasaan lebih dari 146 ton emas fisik, volume simpanan emas Tether kini melampaui jumlah cadangan emas resmi yang dimiliki oleh berbagai bank sentral negara berkembang.

Langkah ini memperlihatkan disiplin manajemen likuiditas skala besar yang diterapkan Tether untuk menjaga kepercayaan ratusan juta pengguna di seluruh dunia.


(*)



FAQ (Frequently Asked Questions)

Berapa total cadangan emas yang dimiliki Tether saat ini?


Tether memiliki lebih dari 146 ton emas fisik dengan nilai sekitar US$ 18,8 miliar (Rp 339,19 triliun) per kuartal kedua 2026.

Berapa laba operasional bersih Tether pada kuartal kedua 2026?


Tether mengantongi laba operasional bersih sebesar US$ 1,5 miliar (Rp 27,06 triliun) pada Q2 2026.

Berapa porsi emas dalam total cadangan Tether?


Emas mencakup sekitar 10% dari total cadangan Tether yang mencapai US$ 187,8 miliar (Rp 3.388 triliun).

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan lakukan analisis secara mandiri sebelum membeli atau menjual aset kripto dan aset digital lainnya.
Bantu Kami terus Berkembang, dan Jadikan Blogsia.eu.org sebagai Sumber Pilihan Google
Galeri Ponsel Selengkapnya >
Memuat foto pilihan...
Crypto
Memuat artikel...
Lihat Selengkapnya →

Edukasi

Indeks ›

Tekno

Indeks ›
close